Membangun Identitas Remaja Melalui Pendidikan Etika Digital di Media Sosial SMPN 2 Mendo Barat
Abstract
Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan terhadap perilaku remaja, khususnya dalam penggunaan media sosial. Minimnya pemahaman tentang etika digital menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai permasalahan seperti penyebaran hoaks, pelanggaran privasi, hingga cyberbullying. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMPN 2 Mendo Barat dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap pentingnya etika digital. Metode yang digunakan meliputi presentasi interaktif, diskusi kasus nyata, dan evaluasi berbasis pertanyaan reflektif. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman siswa meningkat terutama dalam prinsip-prinsip etika digital seperti kejujuran, tanggung jawab, privasi, empati, dan berpikir kritis. Sebanyak 46% siswa merespons pertanyaan tentang pentingnya etika, dan 26% menjawab dengan benar, 60% merespons pertanyaan mengenai prinsip etika digital dan 33% menjawab benar. Sementara itu, 33% siswa merespon dan hanya 13% siswa yang dapat menjawab pertanyaan tentang pentingnya pendidikan etika digital sejak dini. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan efektif namun masih perlu penguatan. Oleh karena itu, pengabdian lanjutan disarankan dilakukan melalui program berkelanjutan dengan melibatkan orang tua dan penggunaan media pembelajaran digital yang menarik.
Downloads
Published
Scite Metrics
Altmetric
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rapina, Razen Syahputra, Ikhwan Fitrah Albuchori, Wildan Nashuha Yusuf, Putri Mentari Endraswari, Iski Zaliman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






