Penggunaan Artificial Intelligence (AI ) Pada Online Dispute Resolution (ODR) Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Di Indonesia

Authors

  • Andre Zanij Deananda Universitas Bengkulu
  • Edytiawarman Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.69916/iuris.v4i2.694

Keywords:

Kecerdasan Buatan, Online Dispute Resoluttion, Sengketa Ekonomi Syariah, Artificial Intelligence, Hukum Normatif

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong pemanfaatan teknologi dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk penyelesaian sengketa melalui mekanisme Online Dispute Resolution (ODR). AI berpotensi mendukung proses penyelesaian sengketa melalui analisis dokumen, klasifikasi perkara, dan pemberian rekomendasi penyelesaian. Namun, penerapannya dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah menimbulkan persoalan mengenai batas kewenangan teknologi, kepastian hukum, dan kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerangka hukum penggunaan AI dalam ODR di Indonesia, mengidentifikasi peluang dan risiko penerapannya, serta merumuskan batasan penggunaannya dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi dokumen terhadap bahan hukum primer dan sekunder, kemudian dianalisis secara kualitatif. Pembahasan difokuskan pada kedudukan AI sebagai instrumen pendukung penyelesaian sengketa, batas penggunaannya dalam proses pengambilan keputusan, serta kebutuhan akan pengawasan manusia dan perlindungan hak para pihak. Penelitian ini diharapkan memberikan landasan konseptual bagi pengembangan tata kelola ODR berbasis AI yang menjamin kepastian hukum, perlindungan data pribadi, keadilan prosedural, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbott, R., & Elliott, B. S. (2023). Putting the artificial intelligence in alternative dispute resolution: How AI rules will become ADR rules. Amicus Curiae, 4(3), 685–706. https://doi.org/10.14296/ac.v4i3.5627

Alessa, H. (2022). The role of artificial intelligence in online dispute resolution: A brief and critical overview. Information & Communications Technology Law, 31(3), 319–342. https://doi.org/10.1080/13600834.2022.2088060

Brożek, B., Furman, M., Jakubiec, M., & Kucharzyk, B. (2024). The black box problem revisited: Real and imaginary challenges for automated legal decision making. Artificial Intelligence and Law, 32, 427–440. https://doi.org/10.1007/s10506-023-09356-9

Civil Resolution Tribunal. (n.d.). Solution Explorer. Government of British Columbia. https://civilresolutionbc.ca/solution-explorer/

Disemadi, H. S. (2022). Lensa penelitian hukum: Esai deskriptif tentang metodologi penelitian hukum. Journal of Judicial Review, 24(2), 289–304. https://doi.org/10.37253/jjr.v24i2.7280

Katsh, E., Schwartz-Maor, T., & Rabinovich-Einy, O. (2025). AI and the future of disputing: Naming, blaming, claiming, and preventing. Conflict Resolution Quarterly. https://doi.org/10.1002/crq.21477

Koulu, R. (2020). Proceduralizing control and discretion: Human oversight in artificial intelligence policy. Maastricht Journal of European and Comparative Law, 27(6), 720–735. https://doi.org/10.1177/1023263X20978649

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2022). Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan secara Elektronik. https://peraturan.bpk.go.id/Details/248072/perma-no-7-tahun-2022

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2023, December 15). Hadiri seminar PERPAHI, Ketua MA nyatakan kehadiran AI adalah sebuah keniscayaan yang tidak mungkin kita hindari. https://www.mahkamahagung.go.id/id/berita/6071/hadiri-seminar-perpahi-ketua-ma-nyatakan-kehadiran-ai-adalah-sebuah-keniscayaan-yang-tidak-mungkin-kita-hindari

Matheus, J. (2022). E-arbitration: Digitization of business dispute resolution pada sektor e-commerce dalam menyongsong era industri 4.0 di tengah pandemi Covid-19. Lex Renaissance, 6(4), 692–704. https://doi.org/10.20885/JLR.vol6.iss4.art4

Mubdi, U., & Trikusrahayu, M. (2024). Indonesia’s settlement procedure of small claims: A proposal for the implementation of online dispute resolution. Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services, 6(1), 53–76. https://doi.org/10.15294/ijals.v6i1.74777

Negara, T. A. S. (2023). Normative legal research in Indonesia: Its origins and approaches. Audito Comparative Law Journal, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.22219/aclj.v4i1.24855

Nurhayati, Y., Ifrani, I., & Said, M. Y. (2021). Metodologi normatif dan empiris dalam perspektif ilmu hukum. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, 2(1), 1–20. https://doi.org/10.51749/jphi.v2i1.14

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 61/POJK.07/2020 tentang Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan. https://ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/Lembaga-Alternatif-Penyelesaian-Sengketa-Sektor-Jasa-Keuangan/pojk%2061%20-%2007%20-%202020.pdf

Rajendra, J. B., & Thuraisingam, A. S. (2022). The deployment of artificial intelligence in alternative dispute resolution: The AI augmented arbitrator. Information & Communications Technology Law, 31(2), 176–193. https://doi.org/10.1080/13600834.2021.1998955

Taekema, S. (2021). Methodologies of rule of law research: Why legal philosophy needs empirical and doctrinal scholarship. Law and Philosophy, 40, 33–66. https://doi.org/10.1007/s10982-020-09388-1

Tenri Famauri, A., Irwanto, H. T., Badarulzaman, M. H., & A. Sapiddin, A. S. (2026). Artificial intelligence in Indonesia’s alternative dispute resolution: From digital facilitator to adjudicator partner. Jurnal Media Hukum, 33(1), 21–39. https://doi.org/10.18196/jmh.v33i1.30554

Tyler Technologies. (n.d.). What is Online Dispute Resolution (ODR)? Modria Help Center. https://modria.zendesk.com/hc/en-us/articles/4404858468493-What-is-Online-Dispute-Resolution-ODR

Vilalta Nicuesa, A. E., & Gili Saldaña, M. (2025). AI-driven alternative and online dispute resolution in the European Union: An analysis of the legal framework and a proposed categorization. Computer Law & Security Review, 57, Article 106145. https://doi.org/10.1016/j.clsr.2025.106145

Yunita, A. (2021). Penyelesaian sengketa ekonomi syariah melalui mediasi pada masa pandemi di Pengadilan Agama Wilayah Yogyakarta. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 28(2). https://doi.org/10.20885/iustum.vol28.iss2.art10

Zeleznikow, J. (2021). Using artificial intelligence to provide intelligent dispute resolution support. Group Decision and Negotiation, 30(4), 789–812. https://doi.org/10.1007/s10726-021-09734-1

Zhao, Y., & Chen, H. (2024). Enhancing access to digital justice: Digital governance of dispute resolution and dispute prevention in online commercial activities. Journal of International Dispute Settlement, 15(2), 273–304. https://doi.org/10.1093/jnlids/idae001

Downloads

Published

2026-10-20

PlumX Metrics

Scite Metrics

Altmetric

How to Cite

Zanij Deananda, A., & Edytiawarman. (2026). Penggunaan Artificial Intelligence (AI ) Pada Online Dispute Resolution (ODR) Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Di Indonesia. IURIS NOTITIA : JURNAL ILMU HUKUM, 4(2), 380–394. https://doi.org/10.69916/iuris.v4i2.694